Wikipedia Telusuri..

Hasil penelusuran

Rabu, 08 Januari 2014

Bahagia Bersamamu Dalam Khayalku


Suasana pagi yang begitu indah, udara pun terasa  sejuk, Shoppy terbangun dari tidurnya yang begitu lelap, dia turun dari singgasana tempat tidur tercinta yang selalu menjadi tempat bersandarnya setiap malam dan  menjadi jembatan yang membawanya ke alam mimpi. Dia mulai melangkahkan kaki berjalan menghampiri  jendela kamarnya.
Jendela dibukanya dengan pelan, semerbak harum bunga mawar  ditaman sekitar  halaman rumahnya mulai terhirup, udara begitu segar  dipagi itu, dedaunan masih belum kering dari rintikan embun yang turun.
Kini mentari mulai meninggi,  dedaunan mulai kering, Shoppy keluar dari kamarnya dan  menghampiri bangku tepat dibelakang halaman rumahnya, dia menatap pepohonan yang hijau dan rindang disekitar. Seketika dia nyaman, tak lama dia duduk manis dan masuk kealam khayalnya, dia melayang dan membayangkan dirinya lagi sama Rendy cowok idamannya.
Dia hanyut dalam dunia dunia khayal, terbayang dia lagi berjalan berdua sama Rendy di taman yang begitu indah dipenuhi dengan bunga-bunga sambil makan ice cream. Semakin  jauh berjalan, jarakpun semakin berdekatan dan semakin terasa nyaman.
Merekapun duduk berdua, merasa kelelahan Shoppy tanpa canggung lagi menyandarkan kepalanya ke tubuh Rendy, seketika Rendy pun memegang tangan Shoppy dan mulai terucap kata yang mewakili isi hatinya, dia mengungkapkan perasaannya pada Shoppy, Shoppy tersenyum dan langsung menganggukan kepala pertanda dia merespon baik perkataan Rendy, dan Shoppy juga merasakan hal yang sama dengan yang Rendy rasakan bahkan lebih. Shoppy dan Rendy saling bertatapan mata, dan rendi mengatakan “Aku Mencintaimu Shoppy, mau gak jadi kekasihku dan pendamping hidupku”, Shoppy tersenyum dan menjawab “Aku juga sayang kamu, tapi maaf rend’, untuk sejauh itu aku tidak bisa........ aku tidak bisa untuk menolak rend’,, Rendy dan Shoppy tersnyum senang.
Selayaknya mereka yang hanyut dalam dunia cinta, mereka sling bertatap mata, dan bibir Rendy mulai mendekati bibir Shoppy, Shoppy mulai menutup pelan matanya, dan pas bibir mereka mau bersentuhan, Shoppy terjatuh dari tempat duduknya di taman dan tersadar dari khayalnya. Dan Shoppy menyadari bahwa Rendy hanya bisa jadi pacar dalam khayalnya, tak untuk dimilikinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar