Suasana
pagi yang begitu indah, udara pun terasa
sejuk, Shoppy terbangun dari tidurnya yang begitu lelap, dia turun dari
singgasana tempat tidur tercinta yang selalu menjadi tempat bersandarnya setiap
malam dan menjadi jembatan yang
membawanya ke alam mimpi. Dia mulai melangkahkan kaki berjalan menghampiri jendela kamarnya.
Jendela
dibukanya dengan pelan, semerbak harum bunga mawar ditaman sekitar halaman rumahnya mulai terhirup, udara begitu
segar dipagi itu, dedaunan masih belum
kering dari rintikan embun yang turun.
Kini
mentari mulai meninggi, dedaunan mulai
kering, Shoppy keluar dari kamarnya dan
menghampiri bangku tepat dibelakang halaman rumahnya, dia menatap
pepohonan yang hijau dan rindang disekitar. Seketika dia nyaman, tak lama dia
duduk manis dan masuk kealam khayalnya, dia melayang dan membayangkan dirinya lagi
sama Rendy cowok idamannya.
Dia
hanyut dalam dunia dunia khayal, terbayang dia lagi berjalan berdua sama Rendy
di taman yang begitu indah dipenuhi dengan bunga-bunga sambil makan ice cream.
Semakin jauh berjalan, jarakpun semakin
berdekatan dan semakin terasa nyaman.
Merekapun
duduk berdua, merasa kelelahan Shoppy tanpa canggung lagi menyandarkan
kepalanya ke tubuh Rendy, seketika Rendy pun memegang tangan Shoppy dan mulai
terucap kata yang mewakili isi hatinya, dia mengungkapkan perasaannya pada Shoppy,
Shoppy tersenyum dan langsung menganggukan kepala pertanda dia merespon baik
perkataan Rendy, dan Shoppy juga merasakan hal yang sama dengan yang Rendy
rasakan bahkan lebih. Shoppy dan Rendy saling bertatapan mata, dan rendi
mengatakan “Aku Mencintaimu Shoppy, mau gak jadi kekasihku dan pendamping
hidupku”, Shoppy tersenyum dan menjawab “Aku juga sayang kamu, tapi maaf rend’,
untuk sejauh itu aku tidak bisa........ aku tidak bisa untuk menolak rend’,,
Rendy dan Shoppy tersnyum senang.
Selayaknya
mereka yang hanyut dalam dunia cinta, mereka sling bertatap mata, dan bibir
Rendy mulai mendekati bibir Shoppy, Shoppy mulai menutup pelan matanya, dan pas
bibir mereka mau bersentuhan, Shoppy terjatuh dari tempat duduknya di taman dan
tersadar dari khayalnya. Dan Shoppy menyadari bahwa Rendy hanya bisa jadi pacar
dalam khayalnya, tak untuk dimilikinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar